Tanggal Praktikum : 8 Desember 2014
Kelas : 4ia18
Nama dan NPM : Edy Prasetyo / 52411324
Tutorial membangun DNS server menggunakan Debian Wheezy oleh Edy Prasetyo 4ia18 :
Langkah pertama adalah mendapatkan IP address dari router, dalam tugas ini diminta range ip 192.168.50.0 -192.168.50.254, berhubung saya tidak punya router sendiri(minjem tetangga) jadi tidak enak untuk mensetting ulang range IP address yang diberikan router jadi saya menggunakan IP address default bawaan routernya saja dengan range IP 192.168.1.0-192.168.1.253 (192.168.1.254 punya si router) hingga didapatkan IP server dan IP client sebagai berikut :
Kemudian edit file resolv.conf pada client yang berada di folder /etc dengan editor nano sebagai berikut :
A. Gambar topologi jaringan beserta informasi IP Address dan interfacenya
KONFIGURASI DENGAN HOSTS
B. Catat hasil pada poin 2 dan 3
C. Catat hasil ping pada poin 4
KONFIGURASI DENGAN DNS
D. Catat hasil cek port pada poin 5.b.
E. Catat hasil konfigurasi di poin 5.d.
F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari nama ke IP (poin 6.b)
F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari IP ke nama (poin 6.b)
Kelas : 4ia18
Nama dan NPM : Edy Prasetyo / 52411324
Tutorial membangun DNS server menggunakan Debian Wheezy oleh Edy Prasetyo 4ia18 :
Langkah pertama adalah mendapatkan IP address dari router, dalam tugas ini diminta range ip 192.168.50.0 -192.168.50.254, berhubung saya tidak punya router sendiri(minjem tetangga) jadi tidak enak untuk mensetting ulang range IP address yang diberikan router jadi saya menggunakan IP address default bawaan routernya saja dengan range IP 192.168.1.0-192.168.1.253 (192.168.1.254 punya si router) hingga didapatkan IP server dan IP client sebagai berikut :
- IP server :
- IP Client
Setelah mendapatkan IP kemudian setting terlebih dahulu file /etc/hosts pada server dan client disini saya selalu menggunakan editor nano :
Kemudian coba lakukan tes koneksi menggunakan perintah ping :
Lalu untuk membangun DNS kita perlu menginstall aplikasi BIND9 yang sudah ada pada repositori debian dan mungkin varian linux lainnya, sebelumnya kita perlu merubah sources.list agar saat menginstall paket kita langsung diarahkan ke server debian wheezy , tambahkan baris berikut pada file /etc/apt/sources.list :
Kemudian lakukan perintah apt-get update setelah melakukan perubahan pada file sources.list, lalu install paket bind9, dengan perintah sebagai berikut :
Setelah terinstall lakukan konfigurasi pada file /etc/bind/named.conf.defaultzones atau named.conf atau named.conf.local bebas terserah anda, kalau saya agar memudahkan saya edit file named.conf.defaultzones, edit dan tambahkan baris paling bawah, karna saya ingin membuat domain jarkom.com dengan reverse IP 192.168.1 maka lakukan seperti dibawah :
setelah itu copy file db.local ke /var/cache/bind menjadi db.jarkom.com, dan db.127 ke /var/cache/bind menjadi db.arpa seperti gambar dibawah :
Lalu lakukan konfigurasi pada kedua file tersebut dengan editor apapun disini saya kembali menggunakan nano editor :
- db.jarkom.com
- db.arpa
Kemudian restart service bind yang sedang berjalan dengan perintah "service bind9 restart" atau menggunakan "/etc//init.d/bind9 restart seperti dibawah :
selesai
HASIL PRAKTIKUM :A. Gambar topologi jaringan beserta informasi IP Address dan interfacenya
B. Catat hasil pada poin 2 dan 3
C. Catat hasil ping pada poin 4
KONFIGURASI DENGAN DNS
D. Catat hasil cek port pada poin 5.b.
E. Catat hasil konfigurasi di poin 5.d.
F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari nama ke IP (poin 6.b)
F. Catat hasil tes konfigurasi dari PC Client dengan tranlasi dari IP ke nama (poin 6.b)
0 komentar:
Posting Komentar